Jatuh dan Cinta

Ketika memulai cerita ini, aku slalu memejamkan mata; kembali menelusuri jejak rekam inspirasi yang datangnya tak terduga. Sosokmu telah membuat cinta datang lebih cepat dari 3x10 pangkat 8 cahaya. Kemudian diantara rinai hujan langkahku terhenti, ada bayangmu yang slalu kutangkap di kejauhan. Aku semakin pandai mengandai-andaikanmu dalam hariku. Sedang detak detik jam dinding berirama datar menghibur telinga kiriku. Aku hanya diam, menggenak rindu di dadaku. Aku masih ingat saat pertama kali dering ponselku berbunyi karenamu. Saat pertama kali dering notif tanda pesan darimu. Pada bagian mana yang harus kuceritakan tentang tak mudahnya aku menemukanmu? Semua hal yang kulalui denganmu seperti senja yang melahirkan pelangi, begitu indah dan membuatku bahagia. Kemudian pada suatu ketika, kau kujumpai menjadi sesuatu yang berbeda. Kita yang dihantam duka tak terkira, ingin lebih lama tinggal pada debu cinta rupanya airmata lebih cepat menghantam dada.

Komentar

Postingan Populer